https://oldojs.sttaa.ac.id/index.php/JPKM/issue/feedJurnal Pelayanan Kaum Muda2026-01-06T02:40:21+00:00Ivan Christianpsppkm@sttaa.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal Pelayanan Kaum Muda (JPKM) adalah sebuah jurnal akademik dalam bidang pelayanan kaum muda. JPKM bertujuan untuk mengembangkan atau memajukan penelitian mengenai pelayanan kaum muda dari perspektif teologi yang terintegrasi dengan disiplin ilmu lainnya. Dengan demikian, JPKM dapat menjadi sumber belajar bagi pengembangan pelayanan kaum muda dalam berbagai konteks di Indonesia.</p> <p>JPKM diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember) oleh Pusat Studi dan Pengembangan Pelayanan Kaum Muda—STT Amanat Agung. </p>https://oldojs.sttaa.ac.id/index.php/JPKM/article/view/673Kaum Muda yang Terbentur dan Terbentuk2025-08-05T04:01:59+00:00Vernanda Helsavernanda.helsa@sttaa.ac.idiRonie Tama Petra Kharitoo Barasaronie.barasa@sttaa.ac.idSara Juliana Kodongansara.kodongan@sttaa.ac.id<p style="font-weight: 400;">Film “Bolehkah Sekali Saja Kumenangis” merepresentasikan realitas kaum muda dengan tekanan mental dan trauma akibat relasi keluarga disfungsional. Penelitian ini menggunakan pendekatan naratif-reflektif untuk menganalisis dampak luka batin dan kekerasan dalam rumah tangga terhadap kesehatan mental, seperti trauma dan kecemasan. Fokus utama adalah perjalanan emosional tokoh Tari menuju pemulihan setelah bergabung dengan komunitas pendukung <em>Life Mates</em>, yang berfungsi sebagai ruang aman, terbuka, dan inspiratif yang memfasilitasi proses penyembuhan kolektif. Secara teologis, tulisan ini merefleksikan panggilan komunitas Kristen untuk menjadi tubuh Kristus yang merangkul dan melayani kaum muda yang terluka. Dengan merujuk pada pemikiran teolog seperti Catherine Doherty dan Ed Loring, Jürgen Moltmann, serta Roy Hession, artikel ini menegaskan urgensi membangun komunitas gereja yang inklusif dan suportif. Oleh karena itu, penulis mengajak gereja untuk mengembangkan kelompok pendukung dan budaya tanpa menghakimi guna mengatasi pergumulan kesehatan mental dan spiritual kaum muda.</p>2024-12-27T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 Jurnal Pelayanan Kaum Mudahttps://oldojs.sttaa.ac.id/index.php/JPKM/article/view/667Mewartakan Injil melalui Media Digital2026-01-06T02:40:21+00:00Henri Sirangkihenrisirangki11@gmail.comJimmi Pindan Putejimmi@yahoo.comAngely Danielangely@yahoo.com<p style="font-weight: 400;">Pewartaan Injil merupakan tugas ilahi yang dibebankan kepada semua umat Allah, termasuk generasi muda, dengan jangkauan yang tidak terbatas pada gedung gereja tetapi meluas ke setiap lapisan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontribusi spesifik Generasi Z (Gen Z) di Toraja dalam mewartakan Injil serta menganalisis model-model pewartaan digital yang mereka terapkan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang didukung oleh observasi, wawancara mendalam, dan studi lapangan, penelitian ini menemukan tiga model pewartaan utama yang dilakukan oleh Gen Z. Model pertama adalah pembentukan kelompok dan komunitas diskusi digital, seperti komunitas "Pelita Teologi", di mana sesi pembahasan Injil diunggah ke kanal YouTube mereka untuk menjangkau audiens lebih luas. Model kedua, mereka memanfaatkan <em>multichannel</em> digital untuk memproduksi konten kreatif, seperti tulisan ilmiah, gambar, dan video edukasi tentang Injil. Terakhir, model ketiga melibatkan penyelenggaraan festival rohani digital, diwujudkan melalui perlombaan dan sayembara rohani yang hasilnya disebarluaskan melalui teknologi digital. Kontribusi Gen Z di Toraja ini membuktikan bahwa teknologi digital adalah sarana yang sangat efektif untuk melanjutkan pewartaan Injil di era modern.</p>2024-12-27T00:00:00+00:00Copyright (c) 2024 Jurnal Pelayanan Kaum Muda