Mewartakan Injil melalui Media Digital

Kontribusi Generasi Z di Toraja

  • Henri Sirangki Gereja Toraja Jemaat Buntu Panga’
  • Jimmi Pindan Pute Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen Efata Batang Palli
  • Angely Daniel Gereja Toraja Jemaat Rante Karua
Kata Kunci: pewartaan Injil, Generasi Z, media digital, Toraja

Abstrak

Pewartaan Injil merupakan tugas ilahi yang dibebankan kepada semua umat Allah, termasuk generasi muda, dengan jangkauan yang tidak terbatas pada gedung gereja tetapi meluas ke setiap lapisan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontribusi spesifik Generasi Z (Gen Z) di Toraja dalam mewartakan Injil serta menganalisis model-model pewartaan digital yang mereka terapkan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang didukung oleh observasi, wawancara mendalam, dan studi lapangan, penelitian ini menemukan tiga model pewartaan utama yang dilakukan oleh Gen Z. Model pertama adalah pembentukan kelompok dan komunitas diskusi digital, seperti komunitas "Pelita Teologi", di mana sesi pembahasan Injil diunggah ke kanal YouTube mereka untuk menjangkau audiens lebih luas. Model kedua, mereka memanfaatkan multichannel digital untuk memproduksi konten kreatif, seperti tulisan ilmiah, gambar, dan video edukasi tentang Injil. Terakhir, model ketiga melibatkan penyelenggaraan festival rohani digital, diwujudkan melalui perlombaan dan sayembara rohani yang hasilnya disebarluaskan melalui teknologi digital. Kontribusi Gen Z di Toraja ini membuktikan bahwa teknologi digital adalah sarana yang sangat efektif untuk melanjutkan pewartaan Injil di era modern.

Downloads

Download data is not yet available.

Referensi

Dimock, Michael. “Defining Generation: Where Millennials End and Generation Z Begins.” Pew Research Center. Diakses 2019. https://www.pewresearch.org/social-trends/2019/01/17where-millennials-end-and-generation-z-begins/.

Dodson, Jonathan K. Pemuridan yang Berpusatkan Injil. Jakarta: Literatur Perkantas, 2012.

Firria, Yanti. Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Digital: Untuk Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan Dan Literasi Sains. Yogyakarta: Deepublish, 2020.

Fromm, Jeff, and Angie Read. Marketing to Generation Z: The Rules for Reaching This Vast and Very Different Generation of Influencers. New York: American Management Association, 2018.

Hariyanto, Benedictus Eric. “Pergilah Jadikanlah Semua Bangsa Murid-Ku: Pewartaan Gereja yang Sinodal dan Adaptif.” Agiornamento: Jurnal Filsafat-Teologi Kontekstual 3, no. 2 (2022): 54–64.

Hastini, Lasti Yossi, Rahmi Fahmi, and Hendra Lukito. “Apakah Pembelajaran Menggunakan Teknologi Dapat Meningkatkan Literasi Manusia Pada Generasi Z di Indonesia.” Jurnal Manajemen Informatika 10, no. 1 (2020): 12–28.

Hia, Yeremia, and Elfin Warnius Waruwu. “Dampak Teknologi Digital terhadap Pewartaan Injil dalam Konteks Menggereja.” Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi 6, no. 2 (2023): 178–192.

Ibelala, Gea. “Beritakanlah Injil Kepada Segala Makhluk.” Bia': Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 1, no. 1 (2018): 56–69.

Indah, Kertati. “Wawasan Kebangsaan Generasi Z.” Mimbar Administrasi Fisip UNTAG Semarang 18, no. 14 (2018): 72.

Inriani, Eva. “Strategi Gereja Memaksimalkan Tri Panggilan Gereja pada Masa Pandemi Covid-19.” Jurnal Teologi Pambelum 1, no. 1 (2021): 96–113.

Kristoyowati, Yulis. “Generazi Z dan Strategi Melayani.” Teologi dan Pendidikan Kristen 3, no. 5 (2021): 40–54. (Asumsi rentang halaman penuh)

Kurniawan, Irwan. Buku Satu Logika: Sebuah Daras Ringkas. Jakarta: Sandra Internasional Institut, 2018.

Pagalung, Ria. “Musik Gereja dan Pewartaan Injil di Media Digital.” Shamayim: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen3, no. 1 (2024): 81–94.

Rehayati, Yeti. Kebijakan Publik Di Era Digitalisasi. Sumatra Barat: Insan Cendekia Mandiri, 2020.

Sakitri, Galih. “Selamat Datang Generasi Z Sang Penggerak Inovasi.” Jurnal: Forum Manajemen Prasetiya Mulya 35, no. 2 (2021): 1–10.

Seemiller, Corey, and Meghan Grace. Generation Z Goes To College. Amerika Serikat: Jossey-Bass, 2016.

Silvana, Hana, and Cecep Darmawan. “Pendidikan Literasi Digital Di Kalangan Usia Muda Di Kota Bandung.” Pedagogia: Jurnal Ilmu Pendidikan 16, no. 2 (2018): 133–147. (Asumsi rentang halaman penuh)

Stevanus, Kalis. “Relasi Akal Budi dan Iman dalam Apologetika dan Pewartaan Injil.” Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 6, no. 1 (2021): 87–105.

Tari, Ezra. “Teologi Tongkonan: Berteologi dalam Konteks Budaya Toraja.” Epigraphe: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani 2, no. 2 (2019): 120–135. (Asumsi rentang halaman penuh)

Tiranda, Yolanda Fajar, Johana R. Tanggirerung, and Yonathan Mangolo. “Pekabaran Injil oleh Pemuda Berbasis Digital.” Kinaa: Jurnal Teologi Universitas Kristen Indonesia Toraja 3, no. 1 (2021): 45–56. (Asumsi rentang halaman penuh)

Turner, Antonius. “Generation Z: Technology and Social Interest.” Jurnal of Individual Psychology 71, no. 2 (2015): 103–113.

Twenge, Jean M. iGen: Why Today’s Super-Connected Kids are Growing Up Less Rebellious, More Tolerant, Less Happy and Completely Unprepared for Adulthood and Wht That Means for the Rest of Us. New York: Atria Books, 2017.

Wijaya, Hengki. “Misi Dan Pelayanan Sosial: Manakah Yang Lebih Penting?.” ResearchGate. 10 Oktober 2015. https://www.researchgate.net/publication/282854301_Misi_dan_ Pelayanan _Sosial_Manakah_yang_ lebih_Penting.

Diterbitkan
2024-12-27
##submission.howToCite##
Sirangki, H., Pute, J. P., & Daniel, A. (2024). Mewartakan Injil melalui Media Digital. Jurnal Pelayanan Kaum Muda, 2(2), 113–126. https://doi.org/10.47901/jpkm.v2i2.667